Posted in Puisi

Aku Rindu

Sebanyak apapun bintang dilangit malam ini, aku hanya merindukan bintangku

Bintang yang paling bersinar di antara yang lain, pembuat kedamaianku

Bintangku yang selalu membuatku tersenyum ditengah kesedihanku

***

Aku juga ingin menjadi bintang, agar dapat selalu bersama dengannya di langit

Tapi aku menyadarinya, saat ini aku hanyalah manusia biasa yang sedang menatap bintang

Apakah dilangit yang tinggi itu, aku terlihat bersinar di bawah sini?

Aku ingin kau hanya melihatku meskipun ada jarak yang sangat jauh di antara kita

***

Tak perlu kontak mata untuk saling mengetahui kabar melalui jarak

Tak perlu dengan kata untuk menyampaikan kerinduan saat ini

Tak perlu berpegang tangan hanya untuk menyatakan seberapa sayang kita kepada seseorang

Posted in Puisi

Malam Tak Berbintang

Langit menggelap tanda malam telah hadir tepat di atas kita.

Malam bisa menjadi indah ketika kita melihat bintang seakan memberi cahaya.

Ia juga bisa menjadi petaka ketika kita hanya melihat kegelapan didalamnya.

***

Malamku dan malammu adalah dua waktu yang berbeda.

Malammu sangat singkat ketika kau mengabaikan kegelapan dan tidur untuk esok.

Malamku adalah malam tak berbintang dan hanya memiliki satu warna, hitam.

Aku tak bisa melihatmu maupun setitik cahaya di langit.

Malam ini, tak akan berbintang.

Posted in Puisi

Esok, Aku Akan Bangkit

Sejenak duduk dalam pengelihatan yang luas nan jauh

Awan yang putih dan langit yang cerah seolah menghibur perasaanku

***

Tidakkah pernah kau berpikir lebih banyak makhluk bahagia dalam dunia sempit ini?

Lalu mengapa kita harus menjadi salah satu dari yang selalu bersedih?

***

Lihat! Pesawat melaju melintas di atas kepala

Hanya karena hatimu menangis, benda itu seolah menjadi bintang yang jatuh

Berharaplah sesuatu keindahan pada bayangan langit itu

Beberapa orang berharap akan sesuatu yang tampak oleh mata dan indera

Permintaanku, kebahagiaan. Apakah terlalu berlebihan?

***

Tuhan tidak pernah membatasi permintaan kita selama hidup

Namun mengapa banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan kita?

Seorang berjalan menuju kearahku, “bangkitlah, apa kau akan membiarkan waktu indah berlalu dalam kesedihan?”

***

Esok, aku akan bangkit.

Posted in Puisi

Permohonan Masa Lampau

Saat kecil aku selalu mengirim surat kepada penciptaku

Aku masih mengingatnya dengan jelas kuselipkan pada jendelaku

Berisikan sebuah permohonan yang membuat ibuku marah

Ya, aku memohon kematian

Setelah dewasa aku memintanya kembali

Aku meminta agar seandainya aku tak pernah dilahirkan

***

Hanya ada pemikiran itu saat aku dalam keadaan terpuruk

Sampai akhirnya aku menyadari suatu hal

Sadar maupun tidak, Ia mengabulkan satu persatu permohonanku

Sampai saat akupun tersadar aku memiliki waktu lebih sedikit dibanding orang lain

***

Sungguh lucu,

Orang yang selalu meminta ketiadaan sekarang takut untuk benar-benar pergi

Aku memiliki semua alasan untuk pergi dari dunia ini

Tubuh yang sangat rapuh ini

***

Kadang aku berpikir, apakah sempat aku membahagiakan semuanya

Seratus cita sudah kutulis bahkan lebih

Apakah semua akan berwarna biru?

***

Satu hal untuk saat ini,

Aku tak ingin memikirkan ketiadaan

Aku ingin saat ini melakukan yang terbaik

Membahagiakan semuanya dengan sisa kemampuan yang kumiliki

Posted in Puisi

Seorang Aku

Semua orang tau bahwa seorang aku memiliki kepribadian

Sebagian dari mereka tau bahwa aku bisa tersenyum maupun menangis

Beberapa dari mereka tau bahwa aku adalah orang yang ceria

Namun hanya hitungan jari yang mengetahui ada kesedihan setiap hariku

***

Seorang aku pun memiliki masalah yang tak bisa dibilang mudah

Seorang aku memiliki penyakit yang mungkin muncul sewaktu-waktu

Seorang aku juga ingin berbuat baik dan berguna selagi diberi kesempatan

***

Memiliki pendengaran yang baik bukan berarti tak ingin didengar juga

Memiliki saran yang bijak bukan berarti dia tak ingin untuk diperhatikan

Selalu menyemangati pun tak berarti bahwa hidupku selalu ceria

Seorang aku juga punya kesedihan yang menginginkan dirinya didengar

***

Aku selalu berpikir bahwa hidupku tak selama hidup orang lain

Aku selalu takut untuk berjalan ke depan dan bertemu waktu

Beberapa dari mereka takut akan kehilanganku

Beberapa lainnya tak pernah peduli dengan keberadaanku

***

Seorang aku yang mungkin memiliki hidup lebih singkat

Ingin merubah hidup menjadi lebih baik

Seorang aku hanya ingin dipercaya bisa untuk melakukannya

Hingga waktu datang, aku akan bahagia karena telah berusaha

Posted in Puisi

Ulat dan Langit

Seekor ulat takkan terbang tanpa sayapnya

Sayap ulat takkan pernah ada sebelum menjadi kupu

Ulat takkan menjadi kupu tanpa tahap kepompong

Kepompong pun takkan terjadi dalam waktu yang singkat

***

Ibarat aku adalah ulat dan kau langitnya

Aku takkan bisa menggapaimu tanpa adanya tahap kepompong

Aku takkan bisa merasakan keindahanmu tanpa adanya sayap ditubuhku

Untuk itu aku akan berproses menjadi kupu-kupu yang indah

***

Di tengah proses pun aku memiliki banyak resiko

Aku bisa mati karena gagal berkembang

Aku bisa menjadi kupu yang cacat bila tak berevolusi dengan benar

Aku pun bisa menggapaimu ketika sudah menjadi kupu yang sempurna

***

Namun semua proses itupun membutuhkan waktu yang tak singkat

Apakah langit akan menungguku selama itu?

Apakah aku bisa saja terlambat untuk sebuah perubahan?

Bisakah aku mempercayai bahwa langit akan terus menungguku?

Posted in Puisi

Menahan Tekanan

Selalu ada kata yang tak pernah terucap

Selalu ada perasaan yang terpendam

Selalu ada air mata dalam kegelapan

***

Jika kau bertanya apakah aku bahagia, aku akan menjawab iya

Tapi tolong jangan tatap air mataku

Lihatlah saja senyum dibibirku

***

Ternyata kau benar, menahan semua sendirian begitu berat

Kenapa saat itu aku sama sekali tak mengerti?

Berjalan dan berusaha menembus awan, itulah yang kulakukan

Kesia-siaan yang kuperjuangkan

***

Aku memang belum pantas

Bahkan takkan pernah pantas

Apakah aku hanya perlu melepasmu?

Bisakah aku hanya pergi dari dunia ini?

***

Berbahagialah bersamanya yang akan membuatmu nyaman 😀