Posted in Puisi

Short Poem: Gundah?

Penjelasan apalagi yang dibutuhkan saat seperti ini?

Tak ada penyelesaian ketika kamu pun tak mengerti apa ingin hati

Ucap yang telah melintas pun tak pernah berpengaruh

Pada akhirnya hanya akan ada dirimu dan kegelisahan

Advertisements
Posted in Puisi

Help..

Aku terjatuh, sangat dalam.

Aku tak bisa bangkit hanya mengandalkan kekuatan diriku, tariklah aku.

Meskipun aku terjatuh karena kecerobohanku, seandainya kau percaya bahwa aku masih bisa berjalan di atas sana, bantulah aku.

Bantulah aku setidaknya sampai aku takkan pernah terjatuh karena kesalahanku lagi.

Posted in Puisi

Tak Perlu Cinta Tuk Bahagia

Aku ingin melupakan semuanya, dan sudah terlaksana

Cinta yang sama sekali tak berguna bagiku, yang dahulu hanya membuatku menangis

Seorang saudaraku berkata, “berhubunganlah ketika kamu tau alasan mengapa kau melakukannya”

Dan iya, jawaban dikepalaku hanyalah kosong

***

Terimakasih kalian semua yang pernah membahagiakanku dengan cinta

Cintaku ini, belum muncul dalam hatiku untuk orang lain

Aku hanya mencintai satu, diriku sendiri

Cita-cita, kebahagiaan keluargaku lebih penting daripada cinta kepada seorang di luar sana

Terimakasih Tuhan kau telah menyadarkanku setelah sekian lama aku memintanya

Posted in Puisi

I’m Done

Banyak kata dalam benakku, yang ingin maupun tak ingin ku keluarkan.

Rindu, tidak, sekarang aku tak rindu siapapun.

Maaf, mungkin, tapi aku tak tau lebih tepat ditujukan kepada siapa.

Terimakasih, ya, untuk kalian semua yang pernah maupun masih dalam kehidupanku.

Kata lainnya, sampah, maafkan karena aku tak ingin membebani diriku dan kubuang semua bebanku seperti sampah.

Posted in Puisi

Sudah Kumaafkan

Aku tidak boleh menginginkanmu, sekarang dan selamanya. 

Aku yang berdiri diam di sini adalah aku yang mengenang akan kebahagiaan kita.

Kamu yang di sana adalah kamu yang menginginkan kita seperti dahulu.

Tapi sayangnya, kita yang dahulu pernah bersama pun tak pernah benar-benar bersama.

***

Sebenarnya apa yang kamu harapkan dengan perasaan bersalahmu selama ini?

Mungkin, ya kamu benar. Aku masih merasa kesal, tapi aku sudah memaafkanmu.

Aku sungguh telah memaafkanmu, dan juga. Aku sungguh benar-benar ingin melupakan ‘kita’ agar bisa melanjutkan hidup dikemudian hari.

Posted in Puisi

Aku Rindu

Sebanyak apapun bintang dilangit malam ini, aku hanya merindukan bintangku

Bintang yang paling bersinar di antara yang lain, pembuat kedamaianku

Bintangku yang selalu membuatku tersenyum ditengah kesedihanku

***

Aku juga ingin menjadi bintang, agar dapat selalu bersama dengannya di langit

Tapi aku menyadarinya, saat ini aku hanyalah manusia biasa yang sedang menatap bintang

Apakah dilangit yang tinggi itu, aku terlihat bersinar di bawah sini?

Aku ingin kau hanya melihatku meskipun ada jarak yang sangat jauh di antara kita

***

Tak perlu kontak mata untuk saling mengetahui kabar melalui jarak

Tak perlu dengan kata untuk menyampaikan kerinduan saat ini

Tak perlu berpegang tangan hanya untuk menyatakan seberapa sayang kita kepada seseorang

Posted in Puisi

Malam Tak Berbintang

Langit menggelap tanda malam telah hadir tepat di atas kita.

Malam bisa menjadi indah ketika kita melihat bintang seakan memberi cahaya.

Ia juga bisa menjadi petaka ketika kita hanya melihat kegelapan didalamnya.

***

Malamku dan malammu adalah dua waktu yang berbeda.

Malammu sangat singkat ketika kau mengabaikan kegelapan dan tidur untuk esok.

Malamku adalah malam tak berbintang dan hanya memiliki satu warna, hitam.

Aku tak bisa melihatmu maupun setitik cahaya di langit.

Malam ini, tak akan berbintang.