Teman Lama

Aku memiliki kenangan tentangmu, tapi tidak dengan kenyataanmu.

Saat kamu dengan tulus membalas sebuah pesan singkat dariku, aku hanya bisa tersenyum membayangkan kita berada pada titik yang sama.

Kamu memiliki senyum yang indah, meskipun aku hanya dapat melihatnya ketika kau bercanda bersama beberapa temanmu.

Jika kamu mengajukan pertanyaan, aku akan siap untuk menjawabnya tapi tidak untuk mengakui perasaanku.

Terimakasih, teman lamaku.

Advertisements

Kenangan Dirimu

Aku muak.. denganmu yang selalu ada dalam kenanganku. Sekuat aku menghapusmu dalam keseharianku, sesuatu yang disebut kenangan takkan pernah bisa dielakkan.

Sampai saat ini.. kamu masih menjadi kenangan terindah. Berlebihan? Ya, seperti itu aku menyayangimu kala itu. Aku tak pernah berhenti untuk bersyukur pernah berjumpa meski harus terpisah.

Apa kau tahu..? Suaramu masih terdengar jelas meski kita tak banyak bertemu. Raut muka merona itu pun masih bisa membuatku tersipu.

Bahkan..

Perasaan hancur saat kau memintaku berhenti tulus menyayangimu.

Menjadi Sepi

Menjadi sepi bukanlah hal yang mudah.

Menjadi sepi tandanya kau adalah sendiri.

Hanya dirimu yang bisa menghibur sedih, mengobati luka yang tergores.

Itulah, saat seorang menuju padamu, kau tak ingin hal itu lekas berlalu.

Bukan dengki, hanya iri pada mereka yang tertawa karena orang lain dan bukan karena video di handphone.

Dibalik itu semua, menjadi sepi ternyata menyenangkan ketika kau ingin menggali harta.

Tak perlu menyakiti ataupun memilih satu dari sekian banyak saran yang ada pada pintu.

Menjadi sepi, aku suka itu.