Posted in Puisi

Esok, Aku Akan Bangkit

Sejenak duduk dalam pengelihatan yang luas nan jauh

Awan yang putih dan langit yang cerah seolah menghibur perasaanku

***

Tidakkah pernah kau berpikir lebih banyak makhluk bahagia dalam dunia sempit ini?

Lalu mengapa kita harus menjadi salah satu dari yang selalu bersedih?

***

Lihat! Pesawat melaju melintas di atas kepala

Hanya karena hatimu menangis, benda itu seolah menjadi bintang yang jatuh

Berharaplah sesuatu keindahan pada bayangan langit itu

Beberapa orang berharap akan sesuatu yang tampak oleh mata dan indera

Permintaanku, kebahagiaan. Apakah terlalu berlebihan?

***

Tuhan tidak pernah membatasi permintaan kita selama hidup

Namun mengapa banyak hal yang tidak sesuai dengan harapan kita?

Seorang berjalan menuju kearahku, “bangkitlah, apa kau akan membiarkan waktu indah berlalu dalam kesedihan?”

***

Esok, aku akan bangkit.

Advertisements

Sekuat apapun keinginan seseorang untuk memperjuangkan hubungan, akan ada saatnya ia lelah untuk berjalan sendirian tanpa adanya sapaan ataupun kehadiran.