I’m Done

Banyak kata dalam benakku, yang ingin maupun tak ingin ku keluarkan.

Rindu, tidak, sekarang aku tak rindu siapapun.

Maaf, mungkin, tapi aku tak tau lebih tepat ditujukan kepada siapa.

Terimakasih, ya, untuk kalian semua yang pernah maupun masih dalam kehidupanku.

Kata lainnya, sampah, maafkan karena aku tak ingin membebani diriku dan kubuang semua bebanku seperti sampah.

Advertisements

Sudah Kumaafkan

Aku tidak boleh menginginkanmu, sekarang dan selamanya. 

Aku yang berdiri diam di sini adalah aku yang mengenang akan kebahagiaan kita.

Kamu yang di sana adalah kamu yang menginginkan kita seperti dahulu.

Tapi sayangnya, kita yang dahulu pernah bersama pun tak pernah benar-benar bersama.

***

Sebenarnya apa yang kamu harapkan dengan perasaan bersalahmu selama ini?

Mungkin, ya kamu benar. Aku masih merasa kesal, tapi aku sudah memaafkanmu.

Aku sungguh telah memaafkanmu, dan juga. Aku sungguh benar-benar ingin melupakan ‘kita’ agar bisa melanjutkan hidup dikemudian hari.

Mawar Untukmu

Kalau kamu mencari sosok yang seperti kamu impikan, aku takkan pernah bisa menjadi wanita itu.

Aku akan terus membuatmu marah dan bertengkar denganmu saat ini juga masa depan.

Aku adalah wanita yang seperti itu, aku menyadarinya.

Terkadang bentuk cinta bisa jadi menyakitkan, itulah caraku. Aku sungguh tak bisa menjadi wanita yang kau harapkan selama ini. Aku hanya terus berusaha dan berakhir dengan kegagalan. Maafkan aku..

Sesunggugnya aku ingin menjadi wanita itu. Wanita yang kau inginkan, penyabar dan selalu mengerti kamu. Tapi lebih jauh dilubuk hatiku, aku ingin diterima seperti ini. Rasanya menyakitkan..
Aku ingin kamu menjadi melati meskipun aku adalah mawar untukmu.