Posted in Puisi

Ulat dan Langit

Seekor ulat takkan terbang tanpa sayapnya

Sayap ulat takkan pernah ada sebelum menjadi kupu

Ulat takkan menjadi kupu tanpa tahap kepompong

Kepompong pun takkan terjadi dalam waktu yang singkat

***

Ibarat aku adalah ulat dan kau langitnya

Aku takkan bisa menggapaimu tanpa adanya tahap kepompong

Aku takkan bisa merasakan keindahanmu tanpa adanya sayap ditubuhku

Untuk itu aku akan berproses menjadi kupu-kupu yang indah

***

Di tengah proses pun aku memiliki banyak resiko

Aku bisa mati karena gagal berkembang

Aku bisa menjadi kupu yang cacat bila tak berevolusi dengan benar

Aku pun bisa menggapaimu ketika sudah menjadi kupu yang sempurna

***

Namun semua proses itupun membutuhkan waktu yang tak singkat

Apakah langit akan menungguku selama itu?

Apakah aku bisa saja terlambat untuk sebuah perubahan?

Bisakah aku mempercayai bahwa langit akan terus menungguku?

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s