Posted in Puisi

Menahan Tekanan

Selalu ada kata yang tak pernah terucap

Selalu ada perasaan yang terpendam

Selalu ada air mata dalam kegelapan

***

Jika kau bertanya apakah aku bahagia, aku akan menjawab iya

Tapi tolong jangan tatap air mataku

Lihatlah saja senyum dibibirku

***

Ternyata kau benar, menahan semua sendirian begitu berat

Kenapa saat itu aku sama sekali tak mengerti?

Berjalan dan berusaha menembus awan, itulah yang kulakukan

Kesia-siaan yang kuperjuangkan

***

Aku memang belum pantas

Bahkan takkan pernah pantas

Apakah aku hanya perlu melepasmu?

Bisakah aku hanya pergi dari dunia ini?

***

Berbahagialah bersamanya yang akan membuatmu nyaman 😀

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s