Posted in Puisi

Berhentilah Sedih

Kepada siapa lagi hati ini bisa mengadu?
Raut muka yang sudah tak tertahankan
Air mata akhirnya mengalir lebih deras
Hanya diam dan menarik napas
Tanpa tau kapan hati ini akan menjadi tenang

Haruskah aku merubah sikapku?
Ataukah memang inilah jalanku
Hidup dalam kepedihan yang terlalu sakit

Bukan lagi tentang jalannya kehidupanku
Bukan lagi tentang orang disekitarku
Hatiku berkata bahwa ia sudah tak sanggup
Andai hidup mengerti semua pedihku

Berhentilah, kumohon pada kesedihan
Jika kau tak hendak tuk berhenti
Tolong berilah aku waktu walau hanya sesaat

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s