Posted in Puisi

Kebohongan dan Rasa Sakit

Ingatan buruk itu terus melintas

Sudah berbagai cara kucoba hilangkan

Namun semua hanyalah sia-sia belaka

Tak ada cara lain selain bersabar

***

Memupuk kepercayaan tak lagi mudah

Seperti halnya mencari jarum di jerami

Setelah susah kumendapatkannya

Seseorang melemparnya kembali

***

Ingin rasanya aku mendapat amnesia

Agar kenangan itu hilang tuk selamanya

Rasa sakit juga takkan muncul lagi

Hidup tenang seperti sedia kala

***

Entah seperti apa rasa sakitnya

Sebelumnya aku juga mendapatinya

Kejadian buruk yang membuatku terpuruk

Namun aku bisa melupakannya sekarang

***

Sudah berlalu hampir satu putaran bulan

Namun roda sakitku belum juga berputar

Mungkin ini cara Tuhan mendidikku

Agar aku takkan melakukan hal itu juga

***

Yang lebih menyakitkan dari itu adalah

Kau hanya memiliki dua pilihan

Melampiaskan perasaan dan dibohongi lagi

Atau membohongi perasaan agar ia jujur

***

Aku sangat tau itu pilihan yang sulit

Apalagi hal yang kubenci adalah kebohongan

Sangat menyakitkan untuk berbohong

Tapi dibohongi lebih menyakitkan

***

Kuputuskan untuk sabar akan perasaanku

Berharap masa depan menjadi lebih baik

Masa depan tanpa adanya kebohongan

Masa depan yang sesuai harapanku

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s