Posted in Puisi

Kegagalan yang Abu

Jeritan hatiku yang sedang menangis

Mengharapkan sesuatu dari masa depan

Terlihat samar-samar di hadapanku

Cahaya terang yang mulai menipis

***

Menyakitkan namun tak berdarah

Tangisan hati yang menjadi-jadi

Akankah ku bisa melewatinya sendirian

Dan mencapai titik dimana kutau semuanya

***

Kegagalan begitu menyakitkan

Akankah aku kuat tuk menjalani hidup

Hinaan tersirat yang tak terucap

Kesedihan yang tergambar dari air mata

***

Jika kuboleh memohon pada Tuhan

Bolehkah kumeminta keberhasilan

Dan pelangi di bibir orang yang kusayang

***

Kegagalan yang abu selalu menghantuiku

Merasa diriku tak mempunyai harapan

Selain menerima bahwa kuakan gagal

Meskipun masih berwarna abu

Namun ketakutan selalu ada di pikiranku

Dan menyiksaku di setiap hari-hariku

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s