Posted in Diary

Be Grateful to Your Life

Setahun yang lalu, aku belum berada disini. Aku sedang bersamanya. Lelaki yang sekarang sudah tak ada dalam hati dan pikiranku. Lelaki yang sudah tak pernah berhubungan denganku.

Jalan setiap orang sangatlah berbeda. Meskipun dulu aku berjuang mati-matian untuk mendapatkannya. Akhirnya aku sadar, bahwa memang inilah jalannya. Sangat membuang waktuku saat aku sadar akan hal ini. Namun, aku tak menyesal. Dibalik itu semua, aku telah belajar banyak hal karenanya. Kedewasaan, kesabaran karna diacuhkan dan rasa sakitnya dipermainkan.

Setahun yang lalu, ada seorang lain yang menyatakan suka kepadaku. Lelaki yang sekarang berada didekatku. Lelaki yang “mungkin” bisa aku percaya. Lelaki yang berjuang untukku.

Dulu aku tak pernah menyadarinya. Tapi mungkin memang sudah jalannya. Mungkin saja jika dulu aku langsung menerimanya, dia mungkin juga hanya membuatku seperti boneka. Boneka yang mudah didapatkan. Kenapa pikiranku seperti ini? Karna itulah lelaki. Jika mereka mudah mendapatkan, maka takkan ada makna dalam hidupnya. Mereka bisa saja hanya hawa nafsu sementara.

Aku bersyukur akan jalan hidupku yang seperti ini. Mungkin aku sering mengeluh. Tapi jika aku melihat kebelakang, ternyata kebahagiaan tidak bisa didapatkan dengan cara yang instan. Harus ada air mata. Seperti halnya selalu ada hujan sebelum pelangi muncul.

Advertisements

Author:

Hello!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s