Posted in Puisi

Sebuah Takdir

Entah aku sedang berada dimana sekarang

Aku tak mengerti tentang hidupku sendiri

Begitu banyak jalan yang harus kulalui

Banyaknya cabang jalan yang akupun harus memilihnya

***

Sebuah takdir menungguku diujung jalan ini

Takdir yang tak tau apakah baik ataukah buruk

Hanya bisa berharap bahwa takdir itu adalah baik

Tapi jika memang itu burukpun aku tak mengapa

***

Aku percaya akan suatu hal dari dulu

Bahwa semua cerita dan kisah ini sudah dituliskan

Sebuah novel yang indah tak selalu berakhir bahagia

Sebuah novel yang indah selalu memiliki cerita yang menarik

***

Meskipun ceritaku tak seindah jalan orang lain

Namun aku percaya bahwa kisahku akan dikenang

Entah karna kesedihannya ataupun kebahagiannya

Aku yakin ceritaku adalah cerita yang terbaik untukku sendiri

***

Bilamana pada akhirnya akan terjadi perpisahan yang menyakitkan

Aku berharap kenangan sebelum itu sangatlah berharga

Pelangi di bibir semua orang akan tercipta pada waktunya

Dan aku berharap pelangi itu dapat kuciptakan untuk mereka

 

Posted in Puisi

Feels Lonely

Aku ingin kau tau

Bagaimana rasanya diacuhkan

Agar kau bisa menghargaiku

Yang selalu menunggu kabarmu

***

Tapi akupun tak bisa melarangmu

Menjalankan apa yang jadi kesenanganmu

Hobi yang selalu bisa menghiburmu

Namun membuatmu lupa akan diriku

***

Terkadang aku sedih menghadapinya

Kucoba melakukan hal yang sama

Tapi aku selalu tak bisa

Mengacuhkanmu seperti yang kau lakukan

***

Apa kau tak pernah menyadarinya?

Bahwa diacuhkan benar-benar sakit

Disaat aku ingin kau berada disini

Kau seakan tak pernah mengingatku

***

Begitu pentingkah hobi bagi manusia?

Sehingga bisa membuat orang lupa diri

Apakah kau akan selamanya seperti ini?

Ataukah kau dapat berubah suatu saat nanti?

Posted in Puisi

Bersama Bintang

Malam ini bintang begitu banyak

Mereka menemani kesendirianku

Kesendirian yang menjadi keseharianku

Yang biasanya hanya ditemani bulan

***

Tapi tidak malam ini

Bintang begitu banyak

Seolah tau bahwa aku kesepian

Dan mereka ingin menghiburku

***

Mereka menatap kearahku

Seolah berkata “semangat!”

Mereka disana saat malam

Dan menghilang saat siang

***

Seperti suatu hubungan

Keluarga maupun sosial

Tidak selamanya mereka ada

Kita yang harus membiasakan diri

Posted in Puisi

Thanks for Everything

Kau memberiku segalanya

Rasa aman kau lindungi

Rasa nyaman ku didekatmu

Apa yang telah kuberi untukmu?

***

Kau mendukungku disetiap langkahku

Kau selalu ada disaat aku butuh

Kau menghapus air mataku

Apa yang telah kuperbuat untukmu?

***

Perasaanmu kepadaku

Pengorbananmu untukku

Semua yang telah kau lakukan

Adalah hal yang sungguh luar biasa

***

Semoga suatu saat nanti

Aku bisa berguna untukmu

Bisa membuatmu bahagia

Seperti yang kau lakukan untukku

Posted in Puisi

Dear Insecurities

Dear insecurities,

Please stop bugging my head

Stop weighing my decision

Stop wavering my faith

Let me work on my confidence

***

I don’t want to be jealous

I want respect myself

Developing faith and honesty

Towards the people I care

Toward the people I love

***

I want to see my own beauty

Feeling my freedom from worry

 

This isn’t my own poetry, this is my friend’s poetry. Initial : S.A